Langsung ke konten utama

Makna & Lirik Lagu Wake Me Up When September Ends


" Wake Me Up When September Ends "

Setiap lagu memiliki cerita dan artinya tersendiri. Mengutip buku Senjakala Bumi: Serampai Esai Masa Pandemi, Oktaviandi, et al. (2020), lagu menjadi salah satu pilihan dalam mengungkapkan perasaan atau keluh kesah yang dialami penciptanya. Salah satu lagu yang memiliki makna mendalam adalah Wake Me Up When September Ends karya Green Day. Banyak penggemar yang menyimpulkan bahwa lagu ini merupakan cerminan perang.

Hal ini didukung oleh music video yang memperlihatkan empati mengenai dampak perang terhadap tentara dan pacarnya. Oleh sebab itu, banyak penggemar yang berpikir jika lagu ini adalah antiperang. Padahal maknanya bukan mengenai peperangan. Lantas apa makna lagu Wake Me Up When September Ends?

Lagu yang rilis di tahun 2004 ini menceritakan tentang kisah kematian ayah Billie Joe Armstrong yang bernama Andrew Armstrong. Andrew meninggal dunia akibat kanker tenggorokan pada bulan September 1982. Pada saat itu, Billie Joe Armstrong masih berusia sepuluh tahun. Kematian ayahnya menjadi pukulan bagi Billie. Hingga menjadikan September sebagai bulan yang selalu mengecewakan.

Di Amerika Serikat, Wake Me Up When September Ends menjadi simbolis setelah terjadinya Badai Katrina. Lagu karya Green Day itu didedikasikan bagi para korban bencana badai. Selain itu, dianggap juga sebagai dedikasi bagi para korban serangan yang terjadi di tahun 11 September 2001. Makna lagu Wake Me Up When September Ends adalah mengenai kematian ayah Billie Joe Armstrong. Lagu dari Green Day ini ternyata juga didedikasikan bagi para korban Badai Katrina. (FAR)

sumber : Kumparan


Lirik Lagu Wake Me Up When September Ends

Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends

Like my father's come to pass
Seven years has gone so fast
Wake me up when September ends

Here comes the rain again
Falling from the stars
Drenched in my pain again
Becoming who we are

As my memory rests
But never forgets what I lost
Wake me up when September ends

Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends

Ring out the bells again
Like we did when spring began
Wake me up when September ends

Here comes the rain again
Falling from the stars
Drenched in my pain again
Becoming who we are

As my memory rests
But never forgets what I lost
Wake me up when September ends

Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends

Like my father's come to pass
20 years has gone so fast
Wake me up when September ends

Wake me up when September ends
Wake me up when September ends


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Subgenre Punk dan Rock: Dari Hardcore hingga Melodic

1. Hardcore Punk Hardcore punk muncul pada akhir 1970-an sebagai respons terhadap punk rock yang lebih melodik. Musiknya lebih cepat, agresif, dan intens. Liriknya sering kali mengangkat isu sosial dan politik. Contoh band: Black Flag, Minor Threat, Dead Kennedys. 2. Melodic Punk Melodic punk mempertahankan energi punk namun dengan melodi yang lebih jelas dan struktur lagu yang lebih mudah diikuti. Subgenre ini populer di kalangan pendengar yang menyukai punk dengan sentuhan pop. Contoh band: Green Day, The Offspring, NOFX. 3. Post-Punk Post-punk berkembang setelah era punk awal, dengan pendekatan yang lebih eksperimental dan atmosferik. Musiknya lebih beragam, sering menggabungkan elemen-elemen dari berbagai genre seperti funk, elektronik, dan krautrock. Contoh band: Joy Division, Siouxsie and the Banshees, Gang of Four. 4. Pop Punk Pop punk menggabungkan energi punk dengan melodi pop yang catchy. Subgenre ini sangat populer pada akhir 1990-an dan awal 2000-an, terutama di kalanga...

Makna & Lirik Lagu Bulan & Ksatria

Superman Is Dead (disingkat SID) merupakan sebuah grup musik punk rock yang berasal dari Bali, Indonesia, bermarkas di Poppies Lane II - Kuta. Grup musik ini beranggotakan tiga pemuda asal Bali, yaitu: Bobby Kool vokalis, eka rock bassis dan Jerinx drummer. sumber :  Wikipedia Makna Lagu Bulan & Ksatria Sama seperti pada lagu-lagu lainnya, lirik lagu Superman Is Dead Bulan & Ksatria mengusung tema sosial yang sangat kental. Lagu ini mengisahkan para pemberontak yang merasa jenuh dengan sistem kasta, norma moral, serta justifikasi dari generasi sebelumnya. Judul "Bulan dan Ksatria" mencerminkan simbol keindahan dan kesempurnaan yang diasosiasikan dengan bulan, serta kekuatan dan keadilan yang digambarkan oleh ksatria. Liriknya memiliki makna metaforis yang lebih mendalam, karena tidak semua lagu harus dimaknai secara harfiah. sumber :  Kumparan Lirik Lagu Bulan & Ksatria Jejak dendam perih meraksasa di angkasa Akan cinta yang besar dan terhalang durjana Man...

Punk Bukan Cuma Musik

Punk bukan cuma musik. Punk adalah teriakan yang gak pernah benar-benar padam — bahkan ketika dunia berubah, teknologi makin canggih, dan semua orang berlomba jadi “estetik”, semangat punk tetap hidup. Buat sebagian orang, punk adalah genre musik. Tapi buat gue, dan banyak orang lain yang ngerasain getarnya, punk itu cara hidup . Punk ngajarin kita buat berani ngomong , buat gak diem waktu kita ngerasa ada yang salah. Punk juga ngajarin kita buat jadi diri sendiri , bahkan kalau itu artinya harus beda dari yang lain. Makanya band kayak Green Day atau Superman Is Dead masih punya pendengar loyal — karena mereka gak cuma bikin musik enak, tapi juga ngomongin hal yang penting. Punk di zaman sekarang mungkin tampilannya beda. Kadang dibungkus rock alternatif, kadang ngeblend sama elektronik, atau bahkan masuk ke budaya fashion. Tapi intinya tetap sama: teriakan dari orang-orang yang gak mau dibungkam . Dan selama dunia ini masih penuh hal yang gak adil, selama masih ada anak muda yan...